Jalur Masuk Perguruan Tinggi

Assalamualaikum Wr Wb

     KULIAH, pasti semua lulusan SLTA pasti menginginkan masuk kuliah bukan? memang sih ada juga yang tidak mengnginkan masuk kuliah, tetapi dari yang gw lihat-liah sih, rata-rata semua siswa SLTA apalagi yang kelas 12  pasti ingin kulih, dan tentunya setiap orang pasti memiliki jurusan dan universitas yang diinginkan sendir-sendiri bukan?.

       tapi kalian pernah cari tau atau udah tau belum sih bagaimana cara masuk jenjang perkuliahan tersebut?, nah bagi yang belum tw atau pengen tau bagaimana memasuki perguruan tinggi, ini dia informasinya :

untuk kalian ketahui, untuk masuk perguruaan tinggi ada beberapa cara yaitu :


1.  SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negri)

     SNMPTN merupakan salah satu bentuk jalur seleksi penerimaan mahasiswa baru Perguruan Tinggi Negeri yang dilaksanakan secara serentak seluruh Indonesia. SNMPTN dengan kriteria seleksi penerimaan berdasarkan dari nilai rapot, nilai UN dan prestasi akademis lainnya. Dari segi biaya, tes melalui jalur SNMPTN ditanggung oleh pemerintah, sehingga calon siswa pendaftar tidak akan dikenai biaya pendaftaran dan seleksi.Da biasanya untuk SNMPTN ini dibantu dan dikerjakan oleh pihak sekolah (note;disekolah saya, disekolah lain saya gak tw)

      Pada tahun 2016 yang lalu, tes jalur SNMPTN membuat sebuah kebijakan yang mana kriteria calon peserta dikatakan memiliki prestasi unggulan apabila calon peserta tersebut masuk peringkat terbaik di sekolah pada semester 3, semester 4 dan semester 5, dengan ketentuan berdasarkan dari akreditasi sekolah sebagai berikut :
  • Akreditasi A, 75% terbaik di sekolahnya
  • Akrediatsi B, 50% terbaik di sekolahnya
  • Akreditasi C, 20% terbaik di sekolahnya
  • Akreditas lainnya, 10% terbaik di sekolahnya
2. SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negri)

    SBMPTN merupakan seleksi bersama penerimaan mahasiswa baru di lingkungan Perguruan Tinggi Negeri dengan menggunakan pola ujian tertulis secara nasional yang mana selama dilaksanakan mampu menunjukkan berbagai keuntungan serta keunggulan, baik bagi calon mahasiswa, Perguruan Tinggi Negeri, maupun bagi kepentingan nasional. Bagi calon mahasiswa, Ujian Tertulis sangatlah menguntungkan karena lebih efisien, murah dan juga fleksibel. Hal tersebut dikarenakan adanya mekanisme lintas wilayah.
Meskipun jalur kuota jalur ini tidak sebanyak SNMPTN, namun jalur SBMPTN diandalkan oleh banyak orang karena hanya dijalur inilah kita bisa bersaing dengan adil. Saingannya pun tidak hanya kelas 3 SMA yang baru saja lulus tetapi juga para alumni. Hanya alumni 2 tahun sebelumnya saja yang bisa mengikuti SBMPTN. Dari segi biayanya, tes melalui jalur SBMPTN ditanggung oleh masing-masing peserta ujian yang mengikuti tes SBMPTN.
SBMPTN terbagi menjaid 3 tes, antara lain :
  • SAINTEK (bagi yang memilih jurusan IPA)
  • SOSHUM (bagi yang memilih jurusna IPS)
  • IPC (bagi yang memilih jurusan IPA dan IPS)
      Jadi pembagian kelompok tes bukan berdasarkan rumpun IPA atau IPS ketika kelas 3 SMA, namun berdasarkan jurusan apa yang kita pilih. Dimana tiap kelompoknya terdapat Tes Kemampuan Potensi Akademik (TKPA) berupa Tes Potensi Akademik, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Jika memilih SINTEK maka akan mendapatkan Tes Kemampuan Dasar SAINTEK, jika memilih SOSHUM maka akan mendapatkan Tes Kemampuan Dasar SOSHUM, sedangkan jika memilih IPC maka akan mendapatkan Tes Kemampuan Dasar SAINTEK dan SOSHUM.

3. MANDIRI
   Ujian mandiri merupakan sebuah sistem seleksi dengan ujian yang dilakukan oleh calon mahasiswa baru yang diselenggarakan oleh pihak PTN terkait. Seleksi jalur ujian mandiri ini diselenggarakan oleh pihak institusi dalam rangka memberikan alternatif pilihan kepada mereka yang tidak lolos tes jalur SNMPTN maupun SBMPTN agar tetap bisa melanjutkan studi ke PTN.


   Mekanisme seleksi jalur ujian mandiri hampir sama dengan tes SNMPTN / SBMPTN yang meliputi Tes Kemampuan Dasar, Tes Potensi Akademik, serta Tes Kelompok SAINTEK / SOSHUM, hanya saja materi ujian yang disajikan secara beragam karena soal-soal ujian murni dikembangkan oleh pihak Perguruan Tinggi Negeri (PTN) masing-masing. Dari segi biaya, ujian mandiri mirip dengan SBMPTN yang mana biaya tes ditanggung oleh masing-masing peserta ujian yang mengikuti tes jalur ujian mandiri.
    Di samping ketiga jalur masuk yang telah disebutkan di atas, beberapa Perguruan Tinggi yang membuka jalur lain, misalnya jalur Prestasi Internasional dan Nasional (PIN) yang diperuntukkan bagi siswa yang memiliki prestasi di tingkat nasional maupun internasional, jalur masuk yang satu ini berbeda-beda tergantung dari kebijakan Perguruan Tinggi tersebut. selain tu juga ada SPAN-PTKIN, UM-PTKIN, pada dsarnya hampir sama dengan ketiga jalur diatas tetapi SPAN-PTKIN dan UM-PTKIN di adakan oleh kementriaan agama republik Indonesia dan universitas yang ada hanya UIN/IAIN/STAIN yang ada di seluruh indonesia.
   demikiaan lah informasi tentang jalur masuk perguruan tinggi atau masuk perkuliahan, Semoga bermanfaat dan bisa memberi wawasan bagi teman-teman pembaca sekalian. jika ada tambahan, saran , atau kritikan silahkan kmen di kolom komentar. Terima Kasih
Wassalam..

Comments

Popular posts from this blog

Menu dan Fungsi Icon Toolbox pada Corel Draw 12

PTN, PTS, atau PTK harus milih yang mana?

Perkenalan. . .